Don’t Go (Chapter 1)

dont go

Tittle : Don’t Go
Author : desywlndr14
Main cast : Oh Sehun, Kim Ha Na
Support cast : Oh Luhan
Genre : Sad, hurt
Backsound : Taeyeon – Set me free
Lee Min Ho – My everything
Blueberry – My Lover, My Fate

Hai-hai semuanya. Aku harap ada yang baca ff pertama buatanku sendiri ini. Ini aku bikin pas puasa 1435 H kemarin, aku ngga ada kerjaan dan akhirnya bikin ff gaje ini aja hehe. Engga tau kenapa aku bikin ff pertama malah yg sedih dan bikin aku nangis sendiri, pabbo. Padahal aku yg bikin, aku yg nangis. Jika ada kesamaan kata ataupun kalimat itu berupa tidak kesengajaan ya, soalnya ini bener2 hasil buah pikirku sendiri^^ Selamat membaca.

Cinta adalah kala
Di saat kau pergi
Aku tak bisa melupakan mu
Dan aku pun terus mengingat mu

Kim Hana POV

Ku lihat langit mendung, angin berhembus dengan kencang, daun-daun berterbangan pertanda akan turun hujan. Aku dan Sehun sedang berjalan-jalan di taman, melihat anak-anak kecil bermain, tertawa bersama dengan wajah polosnya.

“Jika aku bisa memutar kembali waktu, aku ingin kembali ke masa lalu saat kita pertama kali bertemu di taman ini” aku tersenyum sambil mengingat-ngingat saat aku bertemu Sehun 2 tahun yang lalu.
Sehun tersenyum “Jika kau ingin memutar kembali waktu, kalau aku ingin bisa mempercepat waktu” ucap Sehun menarik tanganku untuk menaiki ayunan.

“Mengapa?” tanyaku bingung.

“Naiklah, aku yang akan mendorong ayunannya”

“Baiklah” aku segera duduk di ayunan. Dan Sehun mendorongnya dengan pelan.

“Kau belum jawab pertanyaanku Sehun-ah. Mengapa kau ingin mempercepat waktu?” tanyaku penasaran.

Sehun tertawa “Karena aku ingin tahu, apakah kita bisa selamanya bersama?” jawabnya.

Aku menautkan kedua alisku. Mengapa dia berbicara seperti itu? Aku segera memberhentikan ayunan ini dengan kakiku yang sengaja aku hentikan di tanah. “Mengapa kau berbicara seperti itu Sehun?” aku menoleh ke arah Sehun.

“Jangan berfikiran yang tidak-tidak dulu Ha Na-ya. Maksudku, aku takut kau selingkuh dengan hyungku sendiri. Dan memutuskan hubungan kita. Aku tidak mau itu terjadi” Sehun menjawab sambil mengerucutkan bibirnya. Aku tertawa mendengarnya. Hahaha.

“Hahaha Sehun-ah, aku tidak akan selingkuh pada calon kakak iparku sendiri. Kau bercanda” aku segera duduk kembali ke ayunan.

“Aku pernah melihatmu tertawa bersama dengan Luhan hyung di rumahku dan pergi berjalan bersama saat aku sedang tidak bersamamu” ucapnya sangat polos.

Aku mengingat-ngingat “Ah~ waktu itu. Aku tertawa karena aku dan hyungmu sedang mentertawakanmu. Aku sedang melihat poto album. Dan Luhan oppa menunjukkan poto kecilmu hahaha kau sangat menggemaskan”
Sehun mendorong ayunanku lagi, tapi kali ini dengan dorongan yang kuat, apa dia marah?

“Lalu, saat kau pergi berjalan bersamanya?” tanya Sehun lagi.

“Saat itu aku mengajak Luhan oppa untuk menemaniku mencarikan hadiah ulang tahun yang cocok untukmu” jelasku. “Kau cemburu?” tanyaku. Dia langsung memberhentikan ayunan dan segera duduk di sebelahku. Karena ayunan ini cukup besar untuk di duduki oleh kami.

“Iya aku cemburu. Tapi setelah aku mendengar penjelasanmu, aku tidak cemburu lagi” dia tersenyum sambil menggenggam kedua tanganku.
“Aku tidak akan pernah mengecewakanmu Sehun-ah” ucapku sambil menatap kedua matanya. Dia mengangguk.
“Kau juga kan?” tanyaku.

Tapi dia tidak menjawabnya. Dia memalingkan wajahnya dan melihat ke sekeliling taman.
“Sebaiknya kita pulang Ha Na-ya, ini sudah gerimis” ajaknya sambil menarik tangan kiriku untuk segera pergi dari taman ini dan menuju ke parkiran mobil.

Kim Ha Na POV end

Cinta adalah kala
Di saat kau hadir
Engkau memenuhi penglihatanku
Mengisi relung hatiku
Dan aku terus memikirkanmu

Oh Sehun POV

“Aku tidak akan pernah mengecewakanmu Sehun-ah” ucapnya sambil menatap kedua mataku. Aku mengangguk.
“Kau juga kan?” tanyanya.

Tapi aku tidak menjawabnya. Aku tidak bisa melihat ke kedua matanya itu. Aku takut menangis. Segera saja ku palingkan wajahku dan berpura-pura melihat ke sekeliling taman. Rupanya sudah gerimis. Hujan gerimis telah menyelamatkanku. Maafkan aku Ha Na-ya.
“Sebaiknya kita pulang Hana. Ini sudah gerimis” ajakku sambil menarik tangan kirinya untuk pergi dari taman ini dan menuju ke parkiran mobil.

Di mobil, dia sangat cerewet sekali. Padahal hari sedang hujan, tapi suara hujan tidak bisa menutupi suara cerewetnya itu. Haha.
“Minggu depan kau akan datang kan ke pertunjukanku di sekolah? Aku mendapat bagian menyanyi. Taeyeon songsaenim memilihku karena katanya aku mempunyai suara yang lembut” ucapnya sambil tersenyum.

Aku tersenyum mendengarnya. “Tentu saja aku akan datang. Benarkah? Ku rasa Taeyeon songsaenim salah memilih murid. Hihi. Suaramu itu sangat cempreng dan cerewet, lembut apanya?!” ejekku kkkkk~

“Apa? Enak saja. Kau bilang aku cempreng? Kau belum pernah mendengarku bernyanyi Sehun, pasti kau akan bilang seperti itu. Taeyeon songsaenim juga sebelumnya mengatakan hal yang sama. Minggu depan kau akan lihat sendiri, betapa bagusnya suaraku saat aku bernyanyi. Kau pasti akan terkejut” ucapnya sambil menyombongkan suaranya itu. Aku terkekeh mendengarnya. Dasar Ha Na kau tidak berubah dari dulu.

“Aku pasti akan datang dan melihatmu bernyanyi. Aku berjanji” dia mengangguk sambil melihatku.

“Aku pegang janjimu” jawabnya.

“Dan setelah itu, aku akan pergi meninggalkanmu” aku berbicara pelan, agar dia tidak mendengarnya.

“Tadi kau bilang apa Sehun-ah?” tanyanya sambil menengok ke arahku. Aku terkejut. Apa dia mendengarnya?

“Maaf aku tidak mendengarmu. Suara hujan menutupi suaramu” ucapnya. Aku merasa lega karena dia tidak mendengar apa yang aku katakan tadi.
“Aku hanya bilang, hujannya sangat deras” jawabku berbohong.

“Iya sangat deras hehe” dia terkekeh dan kembali ke luar jendela. Melamun?

5 menit kemudian

“Sudah sampai” jawabku sambil memberhentikan mobil.

“Ha Na” aku memanggilnya.

“…….” dia hanya diam.

“Kim Ha Na” panggilku lagi.

“…….” dia tetap tidak menjawabnya.

Aku menepuk pundaknya “Ha Na, kita sudah sampai di depan rumahmu”

Dia terkejut dan menoleh ke arahku “Oh? Sudah sampai? Baiklah aku akan turun” dia langsung melepas sabuk pengamannya dan segera turun dari mobil. Dia sedikit menundukkan kepalanya agar sejajar dengan jendela mobil.

“Terima kasih Sehun-ah sudah mengantarku pulang dengan selamat. Hati-hati di jalan. Aku mencintaimu” dia melambaikan tangan sambil tersenyum dan membentuk hati dengan kedua tangannya di atas kepala. Aku tersenyum melihatnya. Dan melambaikan tanganku juga.

“Aku juga mencintaimu Kim Ha Na” teriakku di dalam mobil. Dia hanya tertawa mendengarnya.
Setelah mobilku melaju. Dia segera masuk ke dalam rumahnya. Aku melihatnya melalui kaca sepion mobilku. Setelah sampai di rumah nanti, aku akan langsung tidur. Kepalaku sangat sakit dan aku sangat lelah akhir-akhir ini. Semoga jangan lagi.

Oh Sehun POV end

Author POV

Di sebuah kamar yang mewah, yang penuh dengan hiasan poto. Hiasan poto seorang gadis remaja yang tengah tersenyum, tertawa, melamun, dan sebagainya terpajang manis di dinding. Di kamar tersebut terlihat seorang laki-laki remaja sedang asyik tidur di tempat tidurnya. Sudah 20 jam lebih ia tidak bangun dari tidurnya.
Seorang laki-laki berambut coklat dengan mengenakan kaos putih dan celana selutut masuk ke kamar itu, usianya terlihat lebih tua dibanding remaja yang sedang tidur. “Sehunni, irona!! Sudah 23 jam kau tidur, sudah hampir seharian, tapi kau masih belum bangun juga. Dasar tukang tidur” ucap laki-laki berambut coklat itu sambil menggelengkan kepalanya.

Remaja yang sedang tidur itu ternyata bernama Oh Sehun. Dan yang sedang membangunkannya adalah hyungnya, Oh Luhan.
Luhan mempautkan kedua alisnya, bingung “Hei Oh Sehun! Cepat kau bangun! Eomma dan appa sudah menunggumu di bawah untuk makan malam” Luhan mencoba membangunkan Sehun lagi.

Luhan khawatir, “Ya! Oh Sehun jangan bercanda!! Cepat bangun!!!” dia menggoyang-goyangkan lengan Sehun. Tapi Sehun tetap tidak bergerak.

‘Ada apa dengan dia’ batin Luhan.

“Oh Sehun!!”

“Sehun!!!!” Luhan menggoyang-goyangkan badan Sehun lagi. Tapi, tetap saja Sehun tidak bergerak. Luhan mulai cemas dan memperhatikan wajah Sehun “Wajahnya pucat”

“Oh sial!!!~”

TBC

Jangan lupa RCL nya ya ;* makasih udah baca ;))
Aku nerima saran dari kalian ko, di koment aja ya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s